Someone shared a beautiful landscape on his social-media status and I warned him: beware of hanging a certain wallpaper! you'll have the consequence later!
Thursday, 10 May 2018
Wallpaper your dream
Someone shared a beautiful landscape on his social-media status and I warned him: beware of hanging a certain wallpaper! you'll have the consequence later!
Friday, 4 May 2018
Gagal Paham Dilan: Novel vs Film
“Jangan Rindu! Berat, biar aku saja!”
Mendadak istilah itu ngetrend seiring melejitnya tiket penjualan film Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990. Itu kalimat apa sih? Dilan? Siapa itu? Milea? Milebus? Migoleng? Masa nggak tau? ketahuan kalau belum nonton! Saya dong... sama! (ahahahaha).
Thursday, 19 April 2018
Penggemar Rahasia Hob
Mana penggemar Andrea Hirata? Angkat tangan! Mari merapat! Kita akan bicara tentang buku ke-sepuluh Bapak Laskar Pelangi yang masih tentang Belitong, local wisdom dan sahaja masyarakat Melayu yang complicated.
Thursday, 12 April 2018
Blog Tugas Suka-Suka ala Mbak Ratih
Well, akhirnya saya ngeblog lagi.
Terlanjur nyemplung Reading Challenge Odop, yaudeh ngerjain tugas-tugasnya sekalian. Nekat sangat ini mah. Padahal kerjaan lain masih numpuk. Hiks.
By the way bus way, tugas (katanya sih bonus) kali ini adalah buat review dari blog teman yang ditunjuk. Dan thanx God, saya kebagian comment buat Mbak Ratih Madu alias Ratih Honey yang punya rumah virtual di sini.
Monday, 9 April 2018
Akhirnya ikut RCO
Setahun lalu (2017) ketika Forum Lingkar Pena Jawa Timur menginisiasi sebuah program bertajuk Reading Challenge, saya bergegas gabung tanpa pikir panjang. Penting banget ini mah, untuk mengkhatamkan buku berjajar di rak yang satu-dua eh tiga-empat, enggak, lima enam (kok banyak yaa... ) belum terbaca.
Friday, 16 February 2018
AKU, FLP, DAN MIMPI KELILING DUNIA
Dulu, seujung-kuku pun saya tidak berani punya mimpi keliling
dunia. What? keliling dunia? boro-boro! Bisa traveling
gratis keluar kota saja sudah girang luar biasa.
Saya bukan anak raja, bukan anak ulama. Bapak (alm) adalah lulusan
SMP yang selalu merasa beruntung bisa menjadi pegawai negeri golongan dua. Ibu
adalah lulusan SD yang berjualan es teh di pasar besar agar asap dapur terus
mengepul. Setiap hari ibu menunggui rombong kecil hasil karya Bapak, menjadi
pahlawan bagi para kuli panggul yang kehausan.
Monday, 28 August 2017
Abacip
Andaikan
setiap orang adalah tukang sampah, mungkin
Bumi akan jadi lebih hangat
Mungkin juga tidak
Abacip bangun petang
saat manusia belum tidur,
mencari hati
yang hilang.
Mujud ciptaan kepalanya
berganti bila digenggam. Lebih sering dari setan berubah jadi-jadian.
Aku senang tak pernah bisa
menggenggam apa-apa. Tapi tetap, kehilangan. Atau aku mengecap terlalu banyak, dengan pori-pori di sekujur
jasmaniku?
Abacip
kehilangan sumur di mata, pipi keriputnya sendang tandus yang basah. senyum di tàngan kakinya mengorek
kubangan komor, tempat berpesta
tuan nona dengan tari larva
yang menggemaskan tikus-tikus
jelata.












